Call Us : ( +62 ) 839 654 62666
Senin - Sabtu : 10.00 - 22.00
Welcome to Shoppaholic Boutique

Selamat datang di Shoppaholic Boutique. Ini merupakan halaman demo dari template Shoppaholic demo, anda dapat mengunduh template ini pada halaman ini atau di website Puzzle inc. untu melihat semua detail dan fitur dari template ini. Bagikan template ini ke teman-teman anda yang ingin membuka toko online. Template ini merupakan persembahan dari Puzzle Inc. untuk kemajuan toko online di Indonesia.
PROMO PRODUCTS
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 Oktober 2013

10 Orang Terkaya Tahun 2013 Dunia Versi "Forbes"



Majalah Forbes kembali melansir daftar orang terkaya di tahun ini. Tahun ini Forbes merilis 1.426 orang terkaya di dunia. Jumlah kekayaan dari 1.426 orang kaya tersebut mencapai 5,4 triliun dollar AS di tahun ini atau naik 4,6 triliun dollar AS dibanding tahun lalu.

Dalam daftar itu, ada 210 orang kaya baru yang masuk dalam daftar, sisanya merupakan wajah lama.
Jumlah 1.426 orang kaya tersebut dikontribusikan dari Amerika Serikat (442 orang), Asia Pasifik (386 orang), Eropa (366 orang), Amerika (129 orang), dan Timur Tengah serta Afrika (103 orang).
Ada tiga orang terkaya di dunia yang baru masuk dalam daftar ini. Sementara itu, yang terdepak adalah Eike Batista, Stefan Persson, dan Karl Hans Albrecht.

Berikut 10 orang terkaya di dunia versi Forbes : 



1. Carlos Slim Helu dan keluarga
Lahir 28 Januari 1940, Carlos adalah seorang pengusaha dan filantropis. Ia adalah pemimpin utama dan CEO perusahaan telekomunikasi Teléfonos de México dan América Movil. Tahun ini adalah tahun ketiganya menjadi orang terkaya di dunia versi Forbes. Tahun 2011 lalu kekayaannya mencapai 74 miliar dollar AS. Lantas turun menjadi 69 miliar dollar AS. Di tahun ini, kekayaannya melonjak kembali hingga 73 triliun dollar AS.


2. Bill Gates 
Lahir di Seattle, Washington, 28 Oktober 1955, Gates adalah seorang tokoh bisnis, investor, filantropis, penulis, serta mantan CEO asal Amerika Serikat yang saat ini menjabat sebagai ketua Microsoft. Sejak 1995 hingga 2009 (kecuali tahun 2008 karena posisinya merosot ke posisi tiga), Gates selalu menempati posisi puncak orang terkaya di dunia. Tahun ini kekayaannya mencapai 67 miliar dollar AS, naik dari dua tahun lalu, yaitu 56 miliar dollar AS dan 61 miliar dollar AS.


3. Amancia Ortega 
Lahir pada 28 Maret 1936, Ortega adalah CEO dari perusahan Inditex. Majalah Forbes sendiri menetapkan Amancio Ortega sebagai orang terkaya di Spanyol, dan terkaya kedua di Benua Biru "Eropa". Pemilik merek Zara ini tahun lalu menempati posisi lima orang terkaya di dunia dengan kekayaan 37,5 miliar dollar AS. Tahun ini kekayaannya naik menjadi 57 miliar dollar AS.


4. Warren Buffet 
Lahir di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, 30 Agustus 1930, Buffet adalah seorang investor dan pengusaha Amerika Serikat. Posisinya di tahun ini turun satu peringkat dibanding tahun lalu dengan kekayaan mencapai 50 miliar dollar AS. Tahun ini, kekayaannya naik menjadi 53,5 miliar dollar AS.


5. Larry Ellison
Lahir di Manhattan, New York, Amerika Serikat, 17 Agustus 1944, Ellison adalah salah satu pendiri dan CEO dari perusahaan perangkat lunak database Oracle Corporation. Posisinya di tahun ini naik satu peringkat dibanding tahun lalu dengan kekayaan sebesar 39,5 miliar dollar AS. Di tahun ini kekayaannya naik sebesar 43 miliar dollar AS.


6. Charles Koch 
Lahir 1 November 1935, Koch adalah pengusaha Amerika dan filantropis yang di tahun lalu masih menempati posisi ke-18 daftar orang terkaya versi Forbes dengan kekayaan 25 miliar dollar AS. Tahun ini langsung menempati posisi enam dengan kekayaan 34 miliar dollar AS.


7. David Koch 
Lahir 3 Mei 1940, David adalah adik dari Chares Koch yang merupakan pebisnis, filantropi, dan aktivis politik. Kakak beradik ini memiliki usaha Koch Industries. Kekayaannya di tahun lalu mencapai 31 miliar dollar AS dan di tahun ini melonjak menjadi 34 miliar dollar AS. Dia sebelumnya belum pernah masuk dalam daftar Forbes.


8. Li Ka Shing 
Lahir 13 Juni 1928, Shing adalah seorang pengusaha Hongkong. Dia merupakan orang terkaya di Hongkong dan Asia Timur. Menurut Majalah Forbes, dia juga orang keturunan China terkaya di dunia. Tahun ini kekayaannya mencapai 31 miliar dollar AS, naik satu peringkat dibanding tahun lalu.


9. Liliane Bettencourt 
Lahir 21 Oktober 1922, Liliane adalah orang terkaya di Perancis dan salah satu orang terkaya dunia menurut Forbes. Dia merupakan anak satu-satunya dari Eugène Schueller, pendiri L'Oréal, perusahaan pemimpin dalam kosmetik dan kecantikan. Tahun ini menjadi kenangan pertamanya masuk dalam daftar 10 orang terkaya di dunia versi Forbes dengan kekayaan 30 miliar dollar AS.


10. Bernard Arnault 
Dia merupakan CEO dari perusahan terbesar yang memproduksi barang-barang mewah, yaitu LVMH. Pria yang lahir pada 5 Maret 1949 ini kekayaannya merosot dari posisi empat di tahun lalu menjadi posisi 10 di tahun ini dengan kekayaan dari 41 miliar dollar AS menjadi 29 miliar dollar AS.

Sumber

Kisah Abraham Lincoln


Kisah Lincoln merupakan contoh klasik orang-orang yang benar-benar berani gagal.
Gagal dalam bisnis pada tahun 1831.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembisara pada tahun1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Dilantik menjadi anggota Kongres pada tahun 1846.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.
Akhirnya pada tahun 1860 dilantik sebagai presiden Amerika yang ke-16 dan salah seorang presiden yang sukses dalam sejarah Amerika.

Percaya atau Tidak, Orang Bodoh Lebih Berpeluang Sukses


Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia berbisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka dia suruh orang pintar untuk membuatnya.
Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang bekerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar “meratap-ratap” kepada orang bodoh agar tetap di berikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Kisah Lee Myung Bak


Jika Anda sering mendengarkan filosofi “Success is My Right”, yakni sukses adalah hak milik siapa saja, barangkali kisah yang dialami presiden terpilih Korea Selatan ini mampu menjadi contoh nyata. Lee Myung-bak yang baru saja memenangkan pemilu di Korea ternyata punya masa lalu yang sangat penuh derita. Namun, dengan keyakinan dan perjuangannya, ia membuktikan, bahwa siapa pun memang berhak untuk sukses. Dan bahkan, menjadi orang nomor satu di sebuah negara maju layaknya Korea Selatan.
Coba bayangkan fakta yang dialami oleh Lee pada masa kecilnya ini. Jika sarapan, ia hanya makan ampas gandum. Makan siangnya, karena tak punya uang, ia mengganjal perutnya dengan minum air. Saat makan malam, ia kembali harus memakan ampas gandum. Dan, untuk ampas itu pun, ia tak membelinya. Keluarganya mendapatkan ampas itu dari hasil penyulingan minuman keras. Ibaratnya, masa kecil Lee ia harus memakan sampah.


Terlahir di Osaka, Jepang, pada 1941, saat orangtuanya menjadi buruh tani di Jepang, ia kemudian besar di sebuah kota kecil, Pohang, Korea. Kemudian, saat remaja, Lee menjadi pengasong makanan murahan dan es krim untuk membantu keluarga. “Tak terpikir bisa bawa makan siang untuk di sekolah,”sebut Lee dalam otobiografinya yang berjudul “There is No Myth,” yang diterbitkan kali pertama pada 1995.


Namun, meski sangat miskin, Lee punya tekad kuat untuk menempuh pendidikan tinggi. Karena itu, ia belajar keras demi memperoleh beasiswa agar bisa meneruskan sekolah SMA. Kemudian, pada akhir 1959, keluarganya pindah ke ibukota, Seoul, untuk mencari penghidupan lebih baik. Namun, nasib orangtuanya tetap terpuruk, menjadi penjual sayur di jalanan. Saat itu, Lee mulai lepas dari orangtua, dan bekerja menjadi buruh bangunan. “Mimpi saya saat itu adalah menjadi pegawai,” kisahnya dalam otobiografinya.

Lepas SMA, karena prestasinya bagus, Lee berhasil diterima di perguruan tinggi terkenal, Korea University. Untuk biayanya, ia bekerja sebagai tukang sapu jalan. Saat kuliah inilah, bisa dikatakan sebagai awal mula titik balik kehidupannya. Ia mulai berkenalan dengan politik. Lee terpilih menjadi anggota dewan mahasiswa, dan telibat dalam aksi demo antipemerintah. Karena ulahnya ini ia kena hukuman penjara percobaan pada 1964.

Vonis hukuman ini nyaris membuatnya tak bisa diterima sebagai pegawai Hyundai Group. Sebab, pihak Hyundai kuatir, pemerintah akan marah jika Lee diterima di perusahaan itu. Namun, karena tekadnya, Lee lantas putar otak. Ia kemudian membuat surat ke kantor kepresidenan. Isi surat bernada sangat memelas, yang intinya berharap pemerintah jangan menghancurkan masa depannya. Isi surat itu menyentuh hati sekretaris presiden, sehingga ia memerintahkan Hyundai untuk menerima Lee sebagai pegawai.

Di perusahaan inilah, ia mampu menunjukkan bakatnya. Ia bahkan kemudian mendapat julukan “buldozer”, karena dianggap selalu bisa membereskan semua masalah, sesulit apapun. Salah satunya karyanya yang fenomonal adalah mempreteli habis sebuah buldozer, untuk mempelajari cara kerja mesin itu. Di kemudian hari, Hyundai memang berhasil memproduksi buldozer.

Kemampuan Lee mengundang kagum pendiri Hyundai, Chung Ju-yung. Berkat rekomendasi pimpinannya itu, prestasi Lee terus melesat. Ia langsung bisa menduduki posisi tertinggi di divisi konstruksi, meski baru bekerja selama 10 tahun. Dan, di divisi inilah, pada periode 1970-1980 menjadi mesin uang Hyundai karena Korea Selatan tengah mengalami booming ekonomi sehingga pembangunan fisik sangat marak.

Setelah 30 tahun di Hyundai, Lee mulai masuk ke ranah politik dengan masuk jadi anggota dewan pada tahun 1992. Kemudian, pada tahun 2002, ia terpilih menjadi Wali Kota Seoul. Dan kini, tahun 2007, Lee yang masa kecilnya sangat miskin itu, telah jadi orang nomor satu di Korea Selatan. Sebuah pembuktian, bahwa dengan perjuangan dan keyakinan, setiap orang memang berhak untuk sukses.

Keberhasilan hidup Lee, mulai dari kemelaratan yang luar biasa hingga menjadi orang nomor satu di Korea Selatan, adalah contoh nyata betapa tiap orang bisa merubah nasibnya. Jika orang yang sangat miskin saja bisa sukses, bagaimana dengan kita? Mulailah dengan keyakinan, perjuangan, dan kerja keras, maka jalan sukses akan terbuka bagi siapapun.

Sumber
Minggu, 06 Oktober 2013

Gaji Termahal di Dunia






Mungkin sebagian besar dari kalian menyangka bahwa gaji terbesar di dunia dipegang oleh para pemain bola, ya kan? hehehe.. Artikel dari http://otomotif.kompas.com dibawah ini menepis sangkaan tersebut! Aje gile bro gajinye!! wkwkwk..


SWISS, KOMPAS.com — Gaji Gubernur Bank Indonesia mencapai Rp 265 juta per bulan dan Presiden RI Rp 150 juta per bulan. Luar biasa, bukan? Ternyata jumlah tersebut belum seberapa jika dibandingkan dengan gaji pemimpin tertinggi prinsipal otomotif Italia, Fiat Group Automobiles SpA, Sergio Marchionne, yang mengantongi Rp 116,43 juta per hari. Angka tersebut didapat dari penerimaan dia selama setahun pada 2010 sebesar 4,8 juta dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 42,5 miliar. Jumlah tersebut belum termasuk bonus dan insentif yang memang tidak dia terima dari perusahaan lantaran dampak krisis keuangan global. Tak heran, penerimaan sebesar 4,8 juta dollar AS itu mengalami penurunan 27 persen dari 2009. Padahal, semula dia dijanjikan ada tambahan bonus 1,86 juta dollar AS (Rp 16,4 miliar) per tahun untuk memimpin Fiat. Nah, karena Fiat dan Chrysler saling menggabungkan bisnisnya di industri otomotif, Marchionne tentu mendapatkan bayaran terpisah dari merek asli AS itu. Namun, sampai sekarang pabrikan yang bermarkas di Auburn Hills itu belum mengumumkan jumlah uang yang masuk ke rekening Marchionne, yang juga menjabat Chief Executive Officer Chrysler (sahamnya 25 persen milik Fiat). Chrysler cuma menyatakan, pemotongan gaji harus dilakukan hingga 500.000 dollar AS untuk 25 eksekutif tertinggi perusahaan. Namun, Marchionne dan beberapa perwakilan eksekutif dari Fiat seperti tak dikenakan pembebasan ini.

Sumber
Jumat, 04 Oktober 2013

Adakah yang telah sukses besar dalam bisnis Forex?

 

Dalam keseharian kita berbisnis Forex, kita terkadang bertanya kepada diri kita sendiri apakah ada yang sukses dalam bisnis ini. Apalagi saat kita mengalami loss berturut-turut, seringkali kita tidak yakin kita akan sukses dalam bisnis Forex ini. Apakah pertanyaan-pertanyaan seperti ini pernah melintasi benak kawan-kawan sekalian? hehehehe...